FORUM UPP-ROHUL
Most Welcome All,

=SELAMAT DATANG DI UPP-ROHUL COMMUNITY=
=SILAKAN REGISTER BAGI YANG BELUM BISA LOG-IN=
=KAMI SENANG SEKALI JIKA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN BERSAMA KAMI DISINI=


=SALAM HANGAT=



BestRegard

Arie Bonuo™


AJANG BERBAGI DAN DISKUSI MAHASISWA UPP-ROKAN HULU
 
IndeksCalendarPencarianAnggotaPendaftaranLogin
"REMEMBER" JANGAN PERNAH ANDA BERNIAT KULIAH DI UPP-ROHUL, KALAU HANYA UNTUK MENCARI GELAR, TAPI BERNIATLAH, KALAU KULIAH DI UPP-ROHUL UNTUK MENCARI ILMU YANG BISA ANDA KEMBANGKAN KE ANAK CUCU ANDA KELAK " : SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM UPP-ROHUL COMMUNITY : KAMI BAHAGIA SEKALI BILA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN ANDA BERSAMA KAMI : HARAPAN KITA BERSAMA, SEMOGA FORUM INI BISA BERKEMBANG DAN MAJU SELAMANYA " BestRegard " ARIE BONUO™
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

My Great Web page
SELAMAT DATANG Tamu, SELAMAT BERGABUNG DI UPP-ROHUL COMMUNITY

Latest Topics
Topic
Written by
DESKRIPSI TINGKAT KESULITAN SOAL ( C1, C2, C3, C4, C5, C6)
Download Quran in Word 2.2 untuk Ms Office Word 2003 - 2013
BAB 7 TUMBUHAN
BAB 6 FUNGI (JAMUR)
BAB 5 PROTISTA
BAB 4 MONERA
BAB 3 VIRUS
BAB II KEANEKARAGAMAN HAYATI
BAB I MENGENAL BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Sunat untuk Kaum Hawa Menurut Hukum Islam










ARIE BONUO™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MASTER OF SCIENCE™

Share | 
 

 Kisah Wortel, Telur, dan Kopi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ARIE BONUO™
®Site Owner UPP-ROHUL Community®




PostSubyek: Kisah Wortel, Telur, dan Kopi   Fri Jul 08, 2011 1:26 pm

Kisah Wortel, Telur, dan Kopi

Seorang
anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa
hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana
menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang.
Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

Setelah
air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci
pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci
terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak
membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang
dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.

Ia
menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan
meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk
lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?”
"Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak.

Ayahnya
mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia
melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu
memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya,
ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya
memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi
dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si Anak bertanya, “Apa arti
semua ini, Ayah?”

Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah
menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi
masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum
direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel
menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang
tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus,
isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah
berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

“Kamu
termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu,
bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?”
Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya
keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah,
menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”

“Apakah kamu adalah
telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis,
namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan
maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi
apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?”

“Ataukah
kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang
menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu
100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa
semakin nikmat.”

“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan
menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat
keadaan di sekitarmu juga membaik.”

“Ada raksasa dalam setiap
orang dan tidak ada sesuatu pun yang mampu menahan raksasa itu kecuali
raksasa itu menahan dirinya sendiri”

Sumber : dudung.net

========================================================================================
BONUO CELL ELECTRONIC
[You must be registered and logged in to see this link.]
LOKASI : PASIR PENGARAYAN - ROKAN HULU
Hp : 081276302200
Kembali Ke Atas Go down
http://flasher.home-forum.com
tsweet
©Dekan UPP-rohul Community©




PostSubyek: Re: Kisah Wortel, Telur, dan Kopi   Mon Jul 11, 2011 3:26 am

Mantaff Pak... sangat mendidik sekali.
nice info pak guru.
:brvo: :abs:
Kembali Ke Atas Go down
 

Kisah Wortel, Telur, dan Kopi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

 Similar topics

-
» Wortel, Telur, Biji Kopi
» Vlad Dracula " Kisah Nyata Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib
» kisah kapal MARY CALESTE..
» Kisah nyata...=)
» BIODATA MARLON BRANDO

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORUM UPP-ROHUL :: === GENERAL DISCUSSION / TOPIC BEBAS === :: Off Topic-