FORUM UPP-ROHUL
Most Welcome All,

=SELAMAT DATANG DI UPP-ROHUL COMMUNITY=
=SILAKAN REGISTER BAGI YANG BELUM BISA LOG-IN=
=KAMI SENANG SEKALI JIKA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN BERSAMA KAMI DISINI=


=SALAM HANGAT=



BestRegard

Arie Bonuo™


AJANG BERBAGI DAN DISKUSI MAHASISWA UPP-ROKAN HULU
 
IndeksCalendarPencarianAnggotaPendaftaranLogin
"REMEMBER" JANGAN PERNAH ANDA BERNIAT KULIAH DI UPP-ROHUL, KALAU HANYA UNTUK MENCARI GELAR, TAPI BERNIATLAH, KALAU KULIAH DI UPP-ROHUL UNTUK MENCARI ILMU YANG BISA ANDA KEMBANGKAN KE ANAK CUCU ANDA KELAK " : SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM UPP-ROHUL COMMUNITY : KAMI BAHAGIA SEKALI BILA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN ANDA BERSAMA KAMI : HARAPAN KITA BERSAMA, SEMOGA FORUM INI BISA BERKEMBANG DAN MAJU SELAMANYA " BestRegard " ARIE BONUO™
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

My Great Web page
SELAMAT DATANG Tamu, SELAMAT BERGABUNG DI UPP-ROHUL COMMUNITY

Latest Topics
Topic
Written by
DESKRIPSI TINGKAT KESULITAN SOAL ( C1, C2, C3, C4, C5, C6)
Download Quran in Word 2.2 untuk Ms Office Word 2003 - 2013
BAB 7 TUMBUHAN
BAB 6 FUNGI (JAMUR)
BAB 5 PROTISTA
BAB 4 MONERA
BAB 3 VIRUS
BAB II KEANEKARAGAMAN HAYATI
BAB I MENGENAL BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Sunat untuk Kaum Hawa Menurut Hukum Islam










ARIE BONUO™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MASTER OF SCIENCE™

Share | 
 

 Epidemiologi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Adi.cool.guaentaienk
™Wa-Komting UPP™




PostSubyek: Epidemiologi   Sun Apr 29, 2012 2:08 am

BAB I


PENDAHULUAN




A. Latar
Belakang



Epidemiologi lebih jauh mengalami
perkembangan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menunjuk
dalam
Healthy
People
(Alan Dever, 1984), secara umum dijelaskan bahwa
untuk memperbaiki kesehatan penduduk, hal itu harus disusun kembali dalam
prioritas perawatan kesehatan dengan penekananlebih besar pada pencegahan
penyakit dan promosi kesehatan



. Epidemiologi mulai berkembang dari
pengamatan atas pengaruh lingkungan terhadap penyakit. Hippocrates 400 tahun sebelum
masehi menganjurkan untuk mempertimbangkan arah angin, musim, jenis tanah dan
penyakit. Epidemiologi merupakan metode pengumpulan dan analisis fakta untuk
mengembangkan dan menguji kerangka piker dan dapat menjelaskan terjadinya
fenomena kesehatan. Setiap aktivitas epidemiologi merupakan penerapan metode
untuk mengumpulkan dan menganalisis data sehingga dapat disajikan suatu
informasi yang memperkaya ilmu pengetahuan mengenai fenomena kesehatan tertentu
dan untuk pengambilan keputusan atau kebijakan dalam pelayanan kesehatan.



Sebagai suatu disiplin ilmu, epidemiologi dapat
dianggap sebagai ilmu dasar menyangkut mekanisme terjadinya penyakit dan
fenomena kesehatan pada umumnya. Disamping itu, epidemiologi dapat jga dianggap
sebagai ilmu terapan, yang memadukan ilmu-ilmu biomedik, biostatistika, dan
bioteknohlogi untuk memecahkan persoalan-persoalan kesehatan, khususnya
mencegah penyakit, disabilitas dan kematian. Dalam lingkungan rumah sakit, ilmu
epidemiologi dapat menjembatani kenginan klinis untuk menerapkan ilmu biomedik
dan bioteknohlogi dalam pengambilan keputusan klinik dan kenginan masyarakat
untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang efektif, efisien , dan terjangkau
pada saat dibutuhkan. (Amiruddin Ridwan,2006.
Epidemiologi perencanaan dan pelayanan
kesehatan
. : Makassar)


Bagi manajer rumah sakit, epidemiologi dapat
digunakan sebagai pedang bermata dua, yaitu :1.

Epidemiologi dapat dimanfaatkan untuk melandasi pengambilan keputusan
dalam pelayanan pasien oleh staf rumah sakit.2.
Epidemiologi
digunakan untuk memantau pola penyakit dimasyarakat yang mencerminkan kebutuhan
dan permintaan masyarakat akan jenis-jenis pelayanan yang dapat diberikan oleh
rumah sakit.( Amiruddin Ridwan, 2006.
Epidemiologi Perencanaan Dan Pelayanan
Kesehatan
, :Makassar)


Perkembangkan metode epidemiologi ditujukan untuk
semakin meningkatnya validitas hasil penelitian, yakni bahwa kesimpulan yang
diambil dari hasil penelitian tersebut sesuai dengan kenyataan. Disamping itu,
validitas kajian epidemiologi yang tinggi memungkinkan generalisasi suatu
mekanisme biomedis maupun biosasial, dan informasi tentang variasi dari
mekanisme tersebut menjadi lebih akurat. (Amiruddin Ridwan,2006.
Epidemiologi Perencanaan Dan
Pelayanan Kesehatan
,:


B. Rumusan Masalah


Adapun masalah dalam makalah ini ialah
bagaimana peranan epidemiologi dalam bidang kesehatan masyarakat.



C. Manfaat dan tujuan


Adapun tujuan dan manfaat
dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan
epidemiologi dalam bidang kesehatan masyarakat.



BAB II


PEMBAHASAN





A. Pengertian
Epidemiologi



Epidemiologi berasal dari
perkataan Yunani, dimana epi- yang berarti ” permukaan, diatas, menimpa,
atau tentang”, demos yang berarti ” orang, populasi, penduduk, manusia ”
serta ologi berarti ” ilmu tentang ”. Menurut asal katanya, secara
etimologis, epidemiologi berarti ilmu mengenai kejadian yang menimpa penduduk.


Epidemiologi
lahir berdasarkan dua asumsi dasar. Pertama, penyakit pada populasi manusia
tidak terjadi dan tersebar begitu saja secara acak. Kedua, penyakit pada
manusia sesungguhnya mempunyai faktor penyebab dan faktor preventif yang dapat
diidentifikasi melalui penelitian sistematik pada berbagai populasi, tempat,
dan waktu. Berdasarkan asumsi tersebut, epidemiologi dapat didefinisikan
sebagai ” ilmu yang mempelajari distribusi dan determinan – determinan
frekuensi penyakit dan status kesehatan pada populasi manusia.


Definisi
tersebut mengisyaratkan bahwa epidemiologi pada dasarnya merupakan ilmu empirik
kuantitatif, yang banyak melibatkan pengamatan dan pengukuran yang sistematik
tentang frekuensi penyakit dan sejumlah faktor-faktor yang dipelajari
hubungannya dengan penyakit.


Tujuan
akhir riset epidemiologi yaitu mencegah kejadian penyakit, mengurangi dampak
penyakit dan meningkatkan status kesehatan manusia. Sasaran epidemiologi adalah
populasi manusia, bukan individu. Ciri-ciri ini yang membedakan epidemiologi
dari ilmu kedokteran klinik dan ilmu-ilmu biomedik, yang lebih memusatkan
perhatiannya kepada individu, jaringan, atau organ.


Epidemiologi berguna untuk
mengkaji dan menjelaskan dampak dari tindakan pengendalian kesehatan
masyarakat, program pencegahan, intervensi klinis dan pelayanan kesehatan
terhadap penyakit atau mengkaji dan menjelaskan faktor lain yang berdampak pada
status kesehatan penduduk. Epidemiologi penyakit juga daapt menyertakan
deskripsi keberadaannya di dalam populasi dan faktor – faktor yang
mengendalikan ada atau tidaknya penyakit tersebut.


B.
Batasan Epidemiologi


Pada saat ini epidemiologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang
frekwensi dan penyebaran masalah kesehatan pada sekelompok menusia serta
faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dari batasan yang seperti ini, segera
terlihat bahwa dalam pengertian epidemiologi terdapat tiga hal yang bersifat
pokok yakni:



  • Frekwensi masalah kesehatan


Frekeunsi yang dimaksudkan di sini menunjuk kepada besarnya masalah
kesehatan yang terdapat pada sekelompok manusia. Untuk dapat mengetahui
frekwensi suatu masalah kesehatan dengan tepat ada dua hal pokok yang harus
dilakukan yakni menemukan masalah kesehatan yang dimaksud untuk kemudian
dilanjutkan dengan melakukan pengukuran atas masalah kesehatan yang ditemukan
tersebut.



  • Penyebaran masalah kesehatan


Yang dimaksud dengan penyebaran masalah kesehatan disini adalah menunjuk
pada pengelompokan masalah kesehatan menurut suatu keadaan tertentu. Yakni
menurut ciri-ciri manusia ( man ), tempat ( place ), dan waktu ( time ).



  • Faktor-faktor yang mempengaruhi


Menunjuk kepada faktor penyebab dari suatu masalah kesehatan, baik yang
menerangkan frekwensi, penyebaran dan ataupun yang menerangkan penyebab
munculnya masalah kesehatan itu sendiri.


C. Tujuan
Epidemiologi



Menurut
Lilienfield dan Lilienfield, ada tiga tujuan umum studi epidemiologi,
yaitu:Untuk menjelaskan etiologi satu penyakit atau sekelompok penyakit,
kondisi, gangguan, defek, ketidakmampuan, sindrom, atau kematian melalui
analisis terhadap data medis dan epidemiologi dengan menggunakan manajemen
informasi sekaligus informasi yang berasal dari setiap bidang atau disiplin
ilmu yang tepat, termasuk ilmu sosial atau perilaku


2. Untuk menentukan apakah data epidemiologi
yang ada memang konsisten dengan hipotesis yang diajukan dan dengan ilmu
pengetahuan, ilmu perilaku, dan ilmu biomedis yang terbaru


3. Untuk memberikan dasar bagi pengembangan
langkah – langkah pengendalian dan prosedur pencegahan bagi kelompok dan
populasi yang beresiko, dan untuk pengembangan langkah – langkah dan kegiatan
kesehatan masyarakat yang diperlukan, yang kesemuanay itu akandigunakan untuk
mengevaluasi keberhasilan langkah – langkah, kegiatan, dan program intervensi






  • Peran dalam Kesehatan Masyarakat


Meninjau dari penjelasan
tentang pengertian epidemiologi, serta ruang lingkupnya, seorang ahli
epidemiologi atau epidemiolog memiliki peran-peran penting dalam kesehatan
masyarakat. Ada beberapa peranan epidemiolog dalam kesehatan masyarakat,
diantaranya adalah:


1. Mencari / mengidentifikasi faktor
yang mempengaruhi timbulnya gangguan kesehatan atau penyakit dalam suatu
masyarakat tertentu dalam usaha mencari data untuk penanggulangan serta cara
pencegahannya.


2. Menyiapkan data / informasi untuk
keperluan program kesehatan dengan menilai status kesehatan dalam masyarakat
serta memberikan gambaran tentang kelompok penduduk yang terancam.


3
Membantu menilai
beberapa hasil program kesehatan.


4. Mengembangkan metodologi dalam
menganalisis penyakit serta cara mengatasinya, baik penyakit perorangan ( tetapi
dianalisis dalam kelompok) maupun kejadian luar biasa ( KLB ) / wabah dalam
masyarakat.


Kontribusi Epidemiologi Terhadap Manajemen Pelayanan Kesehatan


Manajement

PROSES PERENCANAAN

KONTRIBUSI EPIDEMIOLOGI

PENDEKATAN FUNGSIONAL

PENDEKATAN PROSES





planing

tekhnik

Identifikasi kebutuhan dan masalah

1. Epidemiologi
Deskriptif2.

deskriptif masalah kesehatan dalam istilah
mortalitas, morbiditas dan faktor risiko.3.
demografi4. analisis
etiologi (risk factors)




Administrasi dan politik

Penentuan prioritas

Estimasi terhadap:1. magnitude og
lose2.

a menability untuk pencegahan atau reduksi3. ukuran-ukuran
epidemiologi






Penyusunan tujuan

1. kuantifikasi
tujuan2.

kelayakan





Implementasi aktifasi untuk mencapai tujuan

1. alternatif-alternatif2. analisis cost
benefit


Organizing



Mobilisasi dan koordinasi sumber daya

1. monitoring
program dan2.
pemasaran

Directing







Coordinating







controling

teknik

Evaluasi

1. uji klinik 2. penilaian out
come






BAB II


PENUTUP


A.
Kesimpulan


Adapun
kesimpulan yang dapat ditarik dari penulisan makalah ini ialah
bahwa epidemiologi pada dasarnya merupakan
ilmu empirik kuantitatif, yang banyak melibatkan pengamatan dan pengukuran yang
sistematik tentang frekuensi penyakit dan sejumlah faktor-faktor yang dipelajari
hubungannya dengan penyakit.


DAFTAR PUSTAKA





Azwar, Azrul. (1999) Pengantar
Epidemiologi.
Jakarta: Bina Rupa Aksara


Friedman, Gary D. (2004) Primer
of Epidemiologi.
5th ed. Singapore: Mc.
Graw Hill


Bustan, M. N. dan Arsunan, A. (1997)
Pengantar Epidemiologi. Jakarta: Rineka Cipta


Murti, Bhisma. (1997) Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi.
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press


Timmerck, Thomas C. (2004) Epidemiologi
: Suatu Penagntar.
ed.2. Jakarta : EGC


Syahrul, Fachriani dan Hidajah, A. C.
(2007) Bahan Ajar Dasar Epidemiologi. Surabaya: FKM UNAIR
Kembali Ke Atas Go down
http://bsj-gsmteam.com
 

Epidemiologi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORUM UPP-ROHUL :: === KUMPULAN MATERI PERKULIAHAN === :: BIOLOGI :: Biologi Umum-