FORUM UPP-ROHUL
Most Welcome All,

=SELAMAT DATANG DI UPP-ROHUL COMMUNITY=
=SILAKAN REGISTER BAGI YANG BELUM BISA LOG-IN=
=KAMI SENANG SEKALI JIKA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN BERSAMA KAMI DISINI=


=SALAM HANGAT=



BestRegard

Arie Bonuo™


AJANG BERBAGI DAN DISKUSI MAHASISWA UPP-ROKAN HULU
 
IndeksCalendarPencarianAnggotaPendaftaranLogin
"REMEMBER" JANGAN PERNAH ANDA BERNIAT KULIAH DI UPP-ROHUL, KALAU HANYA UNTUK MENCARI GELAR, TAPI BERNIATLAH, KALAU KULIAH DI UPP-ROHUL UNTUK MENCARI ILMU YANG BISA ANDA KEMBANGKAN KE ANAK CUCU ANDA KELAK " : SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM UPP-ROHUL COMMUNITY : KAMI BAHAGIA SEKALI BILA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN ANDA BERSAMA KAMI : HARAPAN KITA BERSAMA, SEMOGA FORUM INI BISA BERKEMBANG DAN MAJU SELAMANYA " BestRegard " ARIE BONUO™
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

My Great Web page
SELAMAT DATANG Tamu, SELAMAT BERGABUNG DI UPP-ROHUL COMMUNITY

Latest Topics
Topic
Written by
DESKRIPSI TINGKAT KESULITAN SOAL ( C1, C2, C3, C4, C5, C6)
Download Quran in Word 2.2 untuk Ms Office Word 2003 - 2013
BAB 7 TUMBUHAN
BAB 6 FUNGI (JAMUR)
BAB 5 PROTISTA
BAB 4 MONERA
BAB 3 VIRUS
BAB II KEANEKARAGAMAN HAYATI
BAB I MENGENAL BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Sunat untuk Kaum Hawa Menurut Hukum Islam










ARIE BONUO™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MASTER OF SCIENCE™

Share | 
 

 Reproduksi pada Manusia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
MASTER OF SCIENCE™
®Pembantu Rektor UPP®




PostSubyek: Reproduksi pada Manusia   Sat May 12, 2012 10:05 pm

Seperti halnya mamalia lainnya, manusia bereproduksi secara seksual
dan bersifat vivipar atau melahirkan anaknya. Ovum yang telah dibuahi
oleh sperma akan menghasilkan zigot yang selanjutnya tumbuh dan
berkembang menjadi embrio di dalam uterus (rahim) ibunya.
Alat kelamin manusia dibedakan menjadi alat kelamin jantan (pria) dan
alat kelamin betina (wanita). Baik pria maupun wanita mempunyai
bagian-bagian alat kelamin yang terdapat di dalam tubuh dan juga yang
terdapat di luar tubuh.

Alat reproduksi pria




Alat kelamin dalam pria terdiri atas:

a. Testes

Berjumlah sepasang, dan berbentuk bulat telur. Organ ini tersimpan
dalam suatu kantung pelindung yang disebut skrotum (kantong buah zakar)
dan terletak diluar rongga perut, berfungsi untuk menghasilkan sel
kelamin jantan (spermatozoa) dan juga hormon kelamin jantan yaitu
testosteron. Testis banyak mengandung pembuluh halus disebut tubulus
seminiferus.

b. Saluran reproduksi, terdiri atas:

- Epididimis, yaitu saluran panjang berkelok-kelok yang
terdapat di dalam skrotum yang keluar dari testis. Setiap testis
mempunyai satu epididimis, sehingga jumlahnya sepasang, kanan dan kiri.
Saluran ini panjang dan berbelok-belok di dalam skrotum. Di dalam
epididimis ini sperma disimpan untuk sementara dan menjadi matang
sehingga dapat bergerak.

- Vas deferens, yaitu saluran yang merupakan lanjutan
dari epididimis. Bagian ujung saluran ini terdapat di dalam kelenjar
prostata. Fungsi vas deferens ialah sebagai jalan sperma dari epididimis
ke kantung sperma (vesicula seminalis).

c. Kelenjar kelamin

Di samping saluran kelamin, alat kelamin dilengkapi dengan kelenjar kelamin, yang bertugas menghasilkan sekrit (getah) yaitu:

- Vesicula seminalis (kantung sperma): berjumlah
sepasang, dan menjadi satu kantong. Dindingnya dapat menghasilkan cairan
berwarna kekuningan yang banyak mengandung makanan untuk sperma.

- Kelenjar prostat: getah yang dihasilkan dialirkan ke saluran sperma.

- Kelenjar bulbo uretra: menghasilkan getah

- Kelenjar Cowper: terdapat pada pangkal urethra. Getah yang diproduksi berupa lendir dan dialirkan ke urethra.

Sperma bersama getah yang diproduksi oleh kelenjar kelamin tadi akan
membentuk suatu komponen yang disebut semen. Semen ini akan dipancarkan
keluar melalui uretra yang terdapat di dalam penis (alat kelamin luar
pria).

d. Urethra

Urethra ialah saluran yang terdapat di dalam penis yang mempunyai dua fungsi, yaitu:

- sebagai saluran urine dari kandung kemih (vesica urinaria) keluar tubuh

- sebagai saluran untuk jalannya semen dari kantong semen.

Alat kelamin luar pria terdiri atas:

a. Penis

Merupakan organ yang berperan untuk kopulasi (persetubuhan). Kopulasi
adalah hubungan kelamin (senggama) antara pria dan wanita yang
bertujuan untuk memindahkan semen ke dalam rahim wanita. Dari dalam
penis terdapat uretra berupa saluran yang dikelilingi oleh jaringan yang
banyak mengandung rongga darah (korpus cavernosum). Apabila karena
sesuatu hal korpus cavernosum itu penuh berisi darah, maka penis akan
tegang dan mengembang disebut ereksi. Hanya dalam keadaan ereksilah
penis dapat melakukan tugas sebagai alat kopulasi. Alat reproduksi pada
pria mulai berfungsi semenjak masa puber (± 14 tahun) sampai tua selama
manusia itu dalam keadaan sehat.

b. Scrotum

Merupakan kantung tempat kedua testis berada.

Untuk lebih jelas mengenai alat reproduksi pria bisa dilihat di sini.

Alat reproduksi wanita


Seperti halnya pria, alat reproduksi wanita juga terdiri atas alat kelamin luar dan alat kelamin dalam.

Alat kelamin luar wanita terdiri atas:



a. Celah luar yang disebut vulva.

b. Di sebelah kiri dan kanan celah ini dibatasi oleh sepasang
bibir, yaitu bibir besar (labium mayor) dan bibir kecil (labium minor).

c. Di sebelah depan dari vulva terdapat tonjolan yang disebut
kelentit (klitoris), yang sejarah terjadinya sama dengan perkembangan
penis pada pria.

d. Ke dalam vulva ini bermuara dua saluran, yaitu saluran urine (urethra) dan saluran kelamin (vagina).

Alat kelamin dalam wanita terdiri atas:



a. Ovarium (indung telur)

Berjumlah sepasang, kecil, dan alat ini terdapat dalam rongga badan,
didaerah pinggang, bentuknya seperti telur. Di dalam ovarium terdapat
jaringan kelenjar buntu (kelenjar endokrin) dan jaringan yang membuat
sel telur (ovum) yang disebut folikel.

b. Saluran reproduksi

- Saluran telur (tuba fallopi), berjumlah sepasang, kanan
dan kiri. Pada bagian pangkalnya berbentuk corong yang disebut
infundibulum. Infundibulum dilengkapi dengan jumbai-jumbai yang
berfungsi untuk menangkap sel telur yang telah masak dan lepas dari
ovarium.

- Rahim (uterus), bertipe simpleks, artinya hanya
memiliki satu ruangan. Berbentuk buah pir, dan bagian bawahnya mengecil
disebut leher rahim (cervix). Dinding rahim terdiri atas beberapa
lapisan otot dan jaringan epitel. Lapisan terdalam yang membatasi rongga
rahim terdiri atas jaringan epitel yang disebut endometrium atau
selaput rahim. Lapisan ini banyak menghasilkan lendir dan banyak
mengandung pembuluh darah. Sebulan sekali, yaitu pada waktu menstruasi
(haid), lapisan ini dilepaskan yang diikuti dengan pendarahan. Dinding
rahim akan selalu mengalami perubahan ketebalan, dan peristiwanya
dipengaruhi oleh hormon.

- Vagina, merupakan akhir dari saluran kelamin dalam yang
terdapat dalam vulva dan merupakan organ persetubuhan bagi wanita.
Karena fungsinya yang penting yakni untuk melahirkan bayi, maka organ
ini banyak mempunyai banyak lipatan. Hal ini mempermudah wanita pada
waktu melahirkan bayinya, sehingga vagina tersebut tidak sobek. Dinding
vagina mempunyai banyak selaput lendir yang berkelenjar, salah satu
kelenjar yang penting ialah glandula Bartholini.

Mekanisme produksi ovum dan siklus menstruasi


Ovarium seorang wanita mampu memproduksi sel telur setelah masa puber
sampai dewasa subur, yaitu berkisar antara umur 12 sampai dengan 50
tahun. Setelah sel telur habis diovulasikan, maka seorang wanita tidak
lagi mengalami menstruasi (haid), dan disebut masa menopause. Pada masa
menopause alat reproduksi tidak berfungsi lagi dan mengecil, karena
berkurangnya produksi hormon kelamin.

Mekanisme produksi sel telur oleh folikel diatur oleh hormon yang
dihasilkan hipofisis. Mekanisme produksi sel telur dan siklus menstruasi
adalah sebagai berikut.

- Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone). Hormon ini berfungsi untuk memacu pembentukan folikel dalam ovarium.

- Folikel yang sedang tumbuh tersebut memproduksi hormon estrogen. Fungsi hormon estrogen ialah:


  • merangsang pertumbuhan endometrium dinding rahim
  • menghambat produksi FSH oleh pituitari
  • memacu pituitari untuk memproduksi hormon LH (Luteinizing Hormone). Keluarnya LH dari hipofisis menyebabkan telur masak, dan keluar dari dalam folikel, peristiwa inilah yang disebut ovulasi.

- Setelah telur masak dan meninggalkan ovarium, LH mengubah folikel menjadi badan berwarna kuning yang disebut korpus luteum. Dan sekarang tidak mampu memproduksi estrogen lagi, tetapi mampu memproduksi hormon progesteron. Hormon progesteron berfungsi untuk mempercepat dan mempertahankan pertumbuhan endometrium.

- Bila sel telur yang keluar dari ovarium tidak dibuahi,
produksi estrogen terhenti. Hal ini menyebabkan kadar estrogen dalam
darah sangat rendah, akibatnya aktivitas hipofisis untuk memproduksi LH
juga menurun. Penurunan produksi LH menyebabkan korpus luteum tidak
dapat memproduksi progesteron. Tidak adanya progesteron dalam darah
menyebabkan penebalan dinding rahim tidak dapat dipertahankan,
selanjutnya akan luruh dan terjadilah pendarahan. Inilah yang disebut menstruasi.

- Bila terjadi pembuahan sel telur oleh sperma,
maka zigot yang terbentuk akan melakukan nidasi / transplantasi
(penanaman diri) pada endometrium. Zigot akan berkembang menjadi
embrio, terus menjadi janin. Selanjutnya placenta janin yang terbentuk
akan menghasilkan HCG (Human Chorionic Gonadotropic) yang akan
menggantikan peran progesteron. Janin ini mendapat makanan dari tubuh
induknya dengan perantaraan plasenta (ari-ari / tembuni).

Selaput pembungkus embrio terdiri dari amnion, korion, sakus vitelinus dan alantois.







Janin kucing sebagai contoh perbandingan: 1 umbilicus, 2 amnion, 3 allantois, 4 kantung kuning telur, 5 perdarahan, 6 placenta




Sakus vitelinus (kantong kuning telur) terletak di
antara amnion dan plasenta, merupakan tempat pembentukan sel-sel darah
dan pembuluh-pembuluh darah yang pertama. Selaput-selaput tersebut
berfungsi untuk:


  • Melindungi embrio terhadap kekeringan dan goncangan-goncangan.
  • Membantu proses pernapasan, ekskresi dan fungsi-fungsi penting lainnyaselama kehidupannya didalam rahim.

Amnion

Merupakan selaput yang membatasi ruangan amnion di mana terdapat
embrio. Dinding amnion menghasilkan cairan berupa air ketuban yang
berguna untuk menjaga agar embrio tetap basah dan tahan goncangan.

Korion

Merupakan selaput yang terdapat di sebelah luar amnion. Korion dan
alantois akan tumbuh keluar membentuk jonjot dan berhubungan dengan
dinding rahim. Jonjot-jonjot korion menempel pada dinding rahim. Di
dalamnya terdapat pembuluh-pembuluh darah yang berhubungan dengan
peredaran darah ibu dengan perantaraan plasenta.

Alantois

Terletak di dalam tali pusat. Jaringan epitelnya menghilang dan yang
menetap adalah pembuluh-pembuluh darahnya yang berfungsi untuk
menghubungkan sirkulasi embrio dengan plasenta. Plasenta dengan embrio
dihubungkan oleh tali pusat. Di dalamnya terdapat 2 buah pembuluh nadi
dan sebuah pembuluh balik yang berhubungan dengan pembuluh-pembuluh
darah di dalam plasenta. Zat makanan dan oksigen dari pembuluh darah
induknya melalui plasenta ke tali pusat dan selanjutnya ke pembuluh
darah embrio. Sedang zat sisa metabolisma dan CO2 dari
pembuluh darah embrio, ke tali pusat, terus ke plasenta, dan akhirnya
dialirkan ke pembuluh darah ibu. Bila pertumbuhan dan perkembangan janin
telah sempurna, janin akan keluar melalui vagina. Selubung janin akan
pecah, diikuti keluarnya plasenta.

Berikut ini adalah animasi tentang alat-alat reproduksi pada pria dan
wanita, termasuk proses kelahiran bayi. Perhatikan juga bagaimana bayi
melakukan positioning saat keluar dari dalam rahim:

http://www.youtube.com/watch?v=FiIdsIUOGq0&feature=player_embedded

Kembali Ke Atas Go down
 

Reproduksi pada Manusia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

 Similar topics

-
» Fitur baru Readmore pada blogspot!
» Pasang comment Union pada commentar Blog mu
» perkenalan newbie biasa seperti yang lain pada umumnya
» Berapa toleransi maksimal tambalan pada ban tubeless?
» Bunyi tik,tik,tik pada mesin di pagi hari.

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORUM UPP-ROHUL :: === KUMPULAN MATERI PERKULIAHAN === :: BIOLOGI :: Biologi Umum-