FORUM UPP-ROHUL
Most Welcome All,

=SELAMAT DATANG DI UPP-ROHUL COMMUNITY=
=SILAKAN REGISTER BAGI YANG BELUM BISA LOG-IN=
=KAMI SENANG SEKALI JIKA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN BERSAMA KAMI DISINI=


=SALAM HANGAT=



BestRegard

Arie Bonuo™


AJANG BERBAGI DAN DISKUSI MAHASISWA UPP-ROKAN HULU
 
IndeksCalendarPencarianAnggotaPendaftaranLogin
"REMEMBER" JANGAN PERNAH ANDA BERNIAT KULIAH DI UPP-ROHUL, KALAU HANYA UNTUK MENCARI GELAR, TAPI BERNIATLAH, KALAU KULIAH DI UPP-ROHUL UNTUK MENCARI ILMU YANG BISA ANDA KEMBANGKAN KE ANAK CUCU ANDA KELAK " : SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM UPP-ROHUL COMMUNITY : KAMI BAHAGIA SEKALI BILA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN ANDA BERSAMA KAMI : HARAPAN KITA BERSAMA, SEMOGA FORUM INI BISA BERKEMBANG DAN MAJU SELAMANYA " BestRegard " ARIE BONUO™
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

My Great Web page
SELAMAT DATANG Tamu, SELAMAT BERGABUNG DI UPP-ROHUL COMMUNITY

Latest Topics
Topic
Written by
DESKRIPSI TINGKAT KESULITAN SOAL ( C1, C2, C3, C4, C5, C6)
Download Quran in Word 2.2 untuk Ms Office Word 2003 - 2013
BAB 7 TUMBUHAN
BAB 6 FUNGI (JAMUR)
BAB 5 PROTISTA
BAB 4 MONERA
BAB 3 VIRUS
BAB II KEANEKARAGAMAN HAYATI
BAB I MENGENAL BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Sunat untuk Kaum Hawa Menurut Hukum Islam










ARIE BONUO™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MASTER OF SCIENCE™

Share | 
 

 Jaringan pada hewan dan manusia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
MASTER OF SCIENCE™
®Pembantu Rektor UPP®




PostSubyek: Jaringan pada hewan dan manusia   Sat May 12, 2012 11:35 pm

Jaringan pada hewan dan manusia


Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki bentuk dan struktur yang
sama untuk fungsi tertentu. Ilmu yang mempelajari jaringan disebut histologi.
Pada hewan dan tumbuhan bersel banyak yang berkembang biak secara
seksual, zigot yang merupakan hasil fertilisasi akan membelah berulang
kali, dan akan menghasilkan jaringan embrional atau jaringan meristem pada tumbuhan. Dalam pembelahan itu sel-selnya akan mengalami perubahan bentuk maupun fungsi. Proses inilah yang disebut spesialisasi.
Dari jaringan embrional selanjutnya dapat dibentuk jaringan-jaringan
lain. Perubahan bentuk dan susunan jaringan embrional menjadi jaringan
jaringan lain disebut proses diferensiasi.
Jaringan pada hewan dan manusia


Jaringan hewan dan manusia umumnya sama, terdiri atas: jaringan epithel, jaringan otot, jaringan saraf, jaringan penguat, dan jaringan lemak.

1. Jaringan Epithel


Jaringan epithel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh atau
organ tubuh, baik permukaan dalam maupun permukaan luar. Epithel yang
melapisi permukaan dalam dari saluran disebut endotelium. Jaringan epithel ini pun bermacam-macam dilihat dari bentuk, susunan, dan fungsinya.





a. Berdasarkan bentuk dan susunannya


  • Epithel berlapis tunggal, terdiri atas:

    • Epithel pipih berlapis tunggal: misalnya, epithel peritornium dan epithel pembuluh darah.
    • Epithel kubusberlapis tunggal: terdapat pada kelenjar ludah dan kelenjar tiroid.
    • Epithel silindris berlapis tunggal: misalnya terdapat pada ventrikulus (lambung) dan intestinum (usus).


  • Epithel berlapis banyak, terdiri atas:

    • Epithel pipih berlapis banyak: misalnya, yang melapisi rongga mulut dan rongga hidung
    • Epithel silindris berlapis banyak: misalnya epithel yang terdapat pada kerongkongan
    • Epithel kubus berlapis banyak: misalnya epithel yang membentuk kelenjar


  • Epithel silindris bersilia: misalnya, yang melapisi saluran pernapasan (trakhea) dan saluran sperma
  • Epithel transisional: misalnya epithel yang melapisi bagian dalam kandung kemih.

b. Berdasarkan fungsinya


  1. Sebagai pelindung/proteksi: epithel yang berperan sebagai penutup
    sekaligus sebagai pelindung jaringan yang terdapat di sebelah bawahnya.
  2. Sebagai kelenjar:

    • Kelenjar eksokrin: menghasilkan getah yang dialirkan melalui saluran, misalnya: kelenjar keringat dan kelenjar air liur.
    • Kelenjar endokrin/kelenjar buntu: menghasilkan getah yang langsung
      dialirkan ke darah secara difusi. Misalnya, kelenjar adrenal, kelenjar
      tiroid, dan lain-lain.


  • Penerima rangsangan (reseptor); misalnya, epithel yang terdapat di
    sekitar indera. Epithel yang bertugas menerima rangsangan disebut
    epithel sensori/neuroepitelium.
  • Pintu gerbang lalu-lintas zat. Sebagai contoh:




      • epithel pada alveolus untuk masuk/keluarnya CO2.
      • epithel usus untuk pemasukan sari makanan.
      • epithel nefron untuk lewatnya urine primer.



    2. Jaringan Otot




    Jaringan otot adalah kumpulan sel otot yang berfungsi melakukan gerak
    pada berbagai bagian tubuh. Di dalamnya terdapat protein kontraktil
    yang membuat otot dapat berkontraaksi. Bentuknya panjang-panjang dan
    mengandung serabut-serabut halus yang disebut miofibril. Biasanya
    jaringan otot dibedakan menjadi tiga macam: otot polos, otot lurik, dan
    otot jantung. Otot lurik dan otot jantung lebih banyak mengandung
    protein kontraktil dibandingkan dengan otot polos.

    a. Otot polos.



    Tersusun atas sel-sel berbentuk kumparan halus, masing-masing dengan
    satu nukleus di tengah, berbentuk oval dan mempunyai fibril-fibril
    homogen. Sel-sel tersebut tersusun atas lapisan-lapisan yang diikat
    dengan jaringan ikat fibrosa. Biasanya terdapat pada alat-slat dalam
    tubuh hewan vertebrata, misalnya pada dinding saluran pencernaan,
    pembuluh darah, dan sebagainya.

    b. Otot lurik (otot rangka)



    Disebut juga otot seran lintang. Jaringan otot lurik terdiri atas
    susunan serabut otot yang disebut fibril. Fibril tersusun atas
    miofibril. Sel otot berkumpul membentuk kumpulan sel, yang selanjutnya
    bersatu membentuk otot atau daging. Miofibril diselubungi oleh retikulum
    sarkoplasma. Serabut otot tersusun atas aktin dan miosin. Jenis otot
    ini bekerja di bawah pengaruh kesadaran, sehingga disebut otot volunter.

    c. Otot jantung (miokardium)



    Juga terdiri atas serabut otot seran lintang, tetapi antara sel-sel
    yang berdampingan, membran selnya beranyaman membentuk percabangan.
    Hubungan percabangan semacam ini disebut cakram interkalar. Otot jantung
    disebut juga otot lurik involunter.

    3. Jaringan Saraf



    Inilah foto mikroskopis sebuah neuron yang sebenarnya




    Gambar sebuah sel saraf (neuron). Perhatikan bagian-bagiannya.

    Jaringan saraf dibentuk oleh sel-sel saraf atau neuron. Satu neuron
    dibentuk oleh badan sel, dendrit, dan akson. Dendrit berfungsi menerima
    rangsang dari neuron lain, dan akson berfungsi meneruskan rangsang
    tersebut ke neuron berikutnya. Ujung neuron yang satu dengan ujung
    neuron lainnya saling berhubungan. Hubungan antara ujung-ujung neuron
    ini disebut sinapsis. Pada bagian-bagian tertentu dari akson, selaput
    mielin menggenting, disebut nodus Ranvier.

    Ada tiga macam jenis neuron:


    • neuron sensorik, meneruskan rangsang dari reseptor (indera) ke otak
    • neuron motorik, meneruskan rangsang dari otak ke efektor (otot atau kelenjar), dan
    • neuron konektor, meneruskan rangsang antar neuron,
      umumnya berperan dalam gerak refleks (neuron ini sering juga disebut
      neuron ajustor atau interneuron)

    4. Jaringan penguat / penyokong


    Yang termasuk jaringan penguat (penunjang) ialah jaringan ikat,
    jaringan tulang, jaringan tulang rawan, serta jaringan darah dan getah
    bening yang merupakan jaringan ikat istimewa.

    a. Jaringan ikat



    Jaringan ikat longgar Jaringan ikat padat

    Yaitu jaringan yang tersusun atas sel-sel yang tidak begitu rapat,
    dan di antaranya terdapat matriks atau zat sela. Bila matriksnya
    longgar, maka jaringan itu disebut jaringan ikat longgar. Bila
    matriksnya rapat dan sedikit mempunyai lubang yang sempit, maka disebut
    jaringan ikat padat.

    b. Jaringan tulang keras





    Penampang melintang mikroskopis jaringan tulang keras

    Skema penampang melintang tulang keras

    Tersusun atas sel-sel tulang atau osteon. Matriksnya banyak
    mengandung zat perekat kolaagen dan zat kapur (CaC03) yang menyebabkan
    tulang menjadi keras. Berdasarkan susunan matriksnya, jaringan tulang
    dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:


    • jaringan tulang kompak/keras, apabila matriksnya rapat
    • jaringan tulang spons, apabila matriksnya berongga

    c. Jaringan tulang rawan (kartilago)


    Terdiri atas sel-sel yang banyak mengeluarkan matriks atau zat serta
    yang disebut kondrin. Jaringan tulang rawan pada anak berasal dari
    jaringan ikat embrional (mesenkim). Sedangkan tulang rawan pada orang
    dewasa dibentuk oleh selaput tulang rawan (perikondrium) yang banyak
    mengandung sel membentuk tulang rawan atau kondroblast. Jaringan tulang
    rawan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:


    • kartilago hialin, apabila matriksnya jernih dan
      transparan. Contohnya antara lain yang terdapat pada ujung tulang rusuk
      yang melekat pada tulang dada dan pada tulang rawan trakea.




    • kartilago elastis, apabila matriksnya sedikit keruh
      kekuning-kuningan serta banyak mengandung serabut kolagen yang
      berstruktur jala. Contohnya antara lain: pada dinding saluran pernafasan
      dan pada daun telinga luar.




    • kartilago fibrosa, apabila matriksnya keruh dan
      gelap, serta serabut kolagennya membentuk satu berkas dan tersusun
      sejajar. Contohnya antara lain terdapat pada perlekatan ligamen-ligamen
      tertentu ke tulang.



    d. Jaringan darah dan getah bening (limfe)


    Inilah bentuk eritrosit, bentuknya bikonkaf
    Sel darah putih sedang melawan bakteri berbentuk basilDarah putih menyerang bakteri bertentuk coccus
    Inilah berbagai bentuk darah putih:
    - limfosit
    - monosit
    - basofil
    - eosinofil
    - neutrofil
    Jaringan darah dan getah bening dianggap sebagai jaringan penguat istimewa, karena terdiri atas sel-sel darah yang terendam di dalam suatu cairan yang dianggap sebagai matriksnya.

    5. Jaringan Lemak



    Bentuk jaringan lemak (adiposa). Gambar di atas merupakan contoh lemak putih.

    Terdiri atas sel-sel lemak yang berisi tetes-tetes lemak. Umumnya
    terdapat di bawah kulit yang berfungsi sebagai bantalan lemak, juga
    merupakan cadangan makanan dan berfungsi sebagai pelindung
    jaringan-jaringan di bawahnya.

    Berikut ini adalah video animasi mengenai jaringan pada hewan:
    http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=wMyT7fKzZyw

    Kembali Ke Atas Go down
     

    Jaringan pada hewan dan manusia

    Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
    Halaman 1 dari 1

     Similar topics

    -
    » Fitur baru Readmore pada blogspot!
    » Pasang comment Union pada commentar Blog mu
    » perkenalan newbie biasa seperti yang lain pada umumnya
    » Berapa toleransi maksimal tambalan pada ban tubeless?
    » Bunyi tik,tik,tik pada mesin di pagi hari.

    Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
    FORUM UPP-ROHUL :: === KUMPULAN MATERI PERKULIAHAN === :: BIOLOGI :: Biologi Umum-