FORUM UPP-ROHUL
Most Welcome All,

=SELAMAT DATANG DI UPP-ROHUL COMMUNITY=
=SILAKAN REGISTER BAGI YANG BELUM BISA LOG-IN=
=KAMI SENANG SEKALI JIKA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN BERSAMA KAMI DISINI=


=SALAM HANGAT=



BestRegard

Arie Bonuo™


AJANG BERBAGI DAN DISKUSI MAHASISWA UPP-ROKAN HULU
 
IndeksCalendarPencarianAnggotaPendaftaranLogin
"REMEMBER" JANGAN PERNAH ANDA BERNIAT KULIAH DI UPP-ROHUL, KALAU HANYA UNTUK MENCARI GELAR, TAPI BERNIATLAH, KALAU KULIAH DI UPP-ROHUL UNTUK MENCARI ILMU YANG BISA ANDA KEMBANGKAN KE ANAK CUCU ANDA KELAK " : SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG DI FORUM UPP-ROHUL COMMUNITY : KAMI BAHAGIA SEKALI BILA ANDA MAU BERBAGI ILMU DAN PENGALAMAN ANDA BERSAMA KAMI : HARAPAN KITA BERSAMA, SEMOGA FORUM INI BISA BERKEMBANG DAN MAJU SELAMANYA " BestRegard " ARIE BONUO™
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

My Great Web page
SELAMAT DATANG Tamu, SELAMAT BERGABUNG DI UPP-ROHUL COMMUNITY

Latest Topics
Topic
Written by
DESKRIPSI TINGKAT KESULITAN SOAL ( C1, C2, C3, C4, C5, C6)
Download Quran in Word 2.2 untuk Ms Office Word 2003 - 2013
BAB 7 TUMBUHAN
BAB 6 FUNGI (JAMUR)
BAB 5 PROTISTA
BAB 4 MONERA
BAB 3 VIRUS
BAB II KEANEKARAGAMAN HAYATI
BAB I MENGENAL BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Sunat untuk Kaum Hawa Menurut Hukum Islam










ARIE BONUO™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MUHAMMAD FATIH AL-AZHAR™
MASTER OF SCIENCE™

Share | 
 

 Reproduksi Vegetatif pada Tumbuhan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Adi.cool.guaentaienk
™Wa-Komting UPP™




PostSubyek: Reproduksi Vegetatif pada Tumbuhan   Sun May 13, 2012 2:35 am

Perkembangbiakan atau reproduksi bertujuan untuk
melestarikan keberadaan suatu spesies agar tidak mengalami kepunahan.
Pada umumnya reproduksi pada tumbuhan dapat dibedakan atas dua cara,
yaitu secara vegetatif (aseksual) dan secara generatif (seksual).
Reproduksi secara Vegetatif (Aseksual)


Yaitu terjadinya individu baru tanpa didahului peleburan dua sel gamet. Dapat dibedakan menjadi dua macam:

Perkembangbiakan vegetatif alami

Yaitu terjadi individu baru tanpa adanya campur tangan manusia. Reproduksi seperti ini terjadi dengan beberapa cara, yaitu:



  1. Dengan pembelahan sel, terjadi pada tumbuhan bersel satu, misalnya alga bersel satu Chlorella, Chlamydomonas, dll.

  2. Dengan menghasilkan spora vegetatif, misalnya pada tumbuhan paku, fungi, dan ganggang

  3. Dengan rhizoma atau akar tinggal: pada irut, bunga tasbih, lengkuas, temulawak, dan kunyit.

  4. Dengan stolon atau geragih, misalnya pada pegagan (Sentela asiatica), rumput teki (Cyperus rotundus), arbei, dan lain sebagainya.

  5. Dengan umbi batang, misalnya pada kentang (Solanum tuberosum).

  6. Dengan umbi lapis, misalnya pada bawang merah (Allium cepa).

  7. Dengan umbi akar, misalnya pada ketela pohon

  8. Dengan tunas, misalnya pada bambu (Gigantochloa sp).

  9. Dengan tunas adventif, misalnya pada cocor bebek



spora pada sporofil Paku

pembelahan sel pada Chlorella

Rhizoma lengkuas

Stolon pada rumput

Umbi lapis bawang merah

Umbi batang pada wortel

Umbi akar pada singkong

Tunas adventif pada Cocor Bebek

Tunas pada bambu
Reproduksi vegatatif buatan

Selain itu tumbuhan dapat juga berkembang biak dengan
cara tak kawin dan dengan bantuan manusia, biasa disebut reproduksi
secara vegetatif buatan, misalnya: mencangkok, stek, okulasi, mengenten,
dan merunduk.


a. Mencangkok

Tumbuhan yang biasa dicangkok adalah tumbuhan dikotil
seperti jambu, sawo, rambutan, mangga, jeruk, dan lain-lain. Tujuan
mencangkok adalah agar diperoleh tumbuhan baru yang cepat berbuah dan
sifatnya sama dengan induknya.



b. Menempel (okulasi)

Menempel adalah menggabungkan bagian tubuh dua
tanaman yang berbeda. Umumnya dua jenis tanaman yang digabungkan
tersebut masing-masing mempunyai kelebihan. Misalnya tumbuhan mangga
berakar kuat, buahnya sedikit, dengan tumbuhan mangga yang berakar
lemah, buahnya banyak. Maka cara menempelnya, pada batang tumbuhan yang
berakar kuat, ditempelkan kulit yang mempunyai calon tunas dari batang
tumbuhan mangga yang berbuah banyak tetapi berakar lemah tadi.



c. Merunduk

Cara ini dilakukan dengan merundukkan dan kemudian
membelokkan ke bawah batang atau cabang tanaman. Pada bagian cabang yang
tertimbun tanah kemudian akan tumbuh akar-akar. Setelah akar-akarnya
kuat cabang yang berhubungan dengan batang induk dipotong. Tanaman yang
biasa dikembangkan dengan merunduk adalah apel, anyelir, alamanda,
selada air, anggur, dan lain sebagainya.



d. Mengenten (menyambung/kopulasi)

Pada dasarnya menyambung sama dengan menempel. Cara
ini banyak dilakukan pada singkong dan buah-buahan. Mula-mula biji
disemaikan. Setelah tumbuh lalu disambung dengan ranting/cabang dari
pohon sejenis yang buahnya baik. Kemiringan potongan ± 45°. Diameter
batang atas harus sesuai dengan diameter batang bawah. Kedua sambungan
itu diikat dengan kuat. Diusahakan agar tidak terjadi infeksi. Buah yang
dihasilkannya akan sama dengan buah yang dihasilkan pohon asalnya.

e. Stek

Stek adalah memperbanyak dengan potongan-potongan
batang, yang ditanam, lalu tumbuh menjadi tanaman baru.
Potongan-potongan tersebut harus punya buku-buku. Banyak dilakukan
terhadap ubi kayu, tebu, tanaman pagar, dan lain-lain.

Keuntungan dan kerugian reproduksi vegetatif buatan

Banyak petani yang mengembangkan cara reproduksi pada
tanaman buah-buah, tanaman liar, dan lain-lain dengan cara mencangkok,
stek, merunduk, okulasi, mengenten dan lain-lain. Cara ini memberikan
beberapa keuntungan antara lain:



  • Sifat tanaman baru akan sama persis dengan sifat tanaman induk.

  • Cepat menghasilkan buah.

Disamping itu ada pula beberapa kerugian, antara lain:



  • Tanaman yang berasal dari stek ataupun mencangkok umumnya mempunyai sistem perakaran yang kurang kuat.

  • Perkembangbiakan secara vegetatif dapat menghasilkan sedikit keturunan.

  • Bila tanaman hasil reproduksi vegetatif dipotong ranting-rantingnya maka dapat menyebabkan menurun pertumbuhannya.

Karena dalam reproduksi secara vegetatif tidak
terjadi penggabungan sifat-sifat dari induknya, maka dihasilkan
keturunan baru yang sifatnya sama dengan sifat induknya.
Kembali Ke Atas Go down
http://bsj-gsmteam.com
 

Reproduksi Vegetatif pada Tumbuhan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

 Similar topics

-
» Fitur baru Readmore pada blogspot!
» Pasang comment Union pada commentar Blog mu
» perkenalan newbie biasa seperti yang lain pada umumnya
» Berapa toleransi maksimal tambalan pada ban tubeless?
» Bunyi tik,tik,tik pada mesin di pagi hari.

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORUM UPP-ROHUL :: === KUMPULAN MATERI PERKULIAHAN === :: BIOLOGI :: Biologi Umum-